I Korintus 3:5-9.
Alkitab seringkali memakai pertumbuhan jasmani untuk menggambarkan pertumbuhan rohani seseorang. Dari hal makanan, lingkungan, hingga pentingnya orang yang berperan sebagai orang tua. Dengan demikian, tidaklah berlebihan apabila kita belajar tentang pertumbuhan seseorang secara jasmani dan mencoba mencari padananya dalam pertumbuhan rohani, yang tentunya dalam terang Firman Tuhan. Ketika seseorang bertobat, ia ibarat bayi rohani yang sangat membutuhkan seorang pembimbing yang dapat berperan sebagai orang tua baginya. Saat kita membaca kitab I Korintus 3:5-9, Paulus mengingtakan bahwa Allahlah yang memberikan pertumbuhan. Namun dengan sangat jelas Paulus juga menunjukkan bahwa Allah memakai manusia , baik untuk menanam maupun menyiram. Tidak dapat dipungkiri, kita membutuhkan seseorang yang kita pandang dia bisa menjadi teladan untuk menjadi pembimbing rohani kita. Seorang pembimbing bukanlah orang yang sempurna, namun ia tetaplah seorang yang masih terus belajar dan bertumbuh , dan terus berusaha menjadi teladan yang patut ditiru dalam segala hal, termasuk dalam mengatasi kelemahan dan dosanya . Dan dalam pertumbuhannya itu, ia bersedia dipakai Tuhan untuk menjadi pembimbing rohani bagi orang lain agar orang yang dibimbingnya akan terus bertumbuh dewasa dalam kerohaniannya dan sungguh-sungguh menjadi murid Kristus.